Senin, 08 April 2013

Globalisasi dan Pemilu




1.Globalisasi
a.  Pengertian/definisi 

Pengertian Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar Bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk interaksi lainnya sehingga batas- batas suatu Negara menjadi semakin sempit.

Menurut asal katanya, “globalisasi” diambil dari kata global yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan, Globalisasi adalah suatu proses yang menjadikan sesuatu
(benda atau perilaku) sebagai cirri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Globalisasi belom memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja, sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya.

Definisi dalam Globalisasi : Internasionalisasi, Liberalisasi, Universalisasi, Westernisasi, dan Hubungan transplanetari dan Suprateritorialitas.

b.  Mengapa terjadi globalisasi
Ada beberapa factor yang menyebabkan munculnya globalisasi. Factor-faktor tersebut dapat dikelompokan menjadi factor extern dan intern.
·         Factor ekstern munculnya globalisasi berasal dari luar negri dan perkembangan dunia. Factor tersebut sebagai berikut : adanya perkembangan ilmu dan tehnologi, penemuan sarana komunikasi yang semakin canggih, adanya kesepakatan internasional pasar bebas, modersisasi atau pembaruan di berbagai bidang yang dilakukan Negara-negara di Dunia, dan adanya perkembangan HAM.
·         Factor intern munculnya globalisasi berasal dari dalam negri. Factor tersebut sebagai berikut : ketergantungan sebuah Negara terhadap begara-negara lain di dunia, kebebasan pers, berkembangnya transparasi dan demokrasi pemerintahan, munculnya berbagai lembaga politik dan lembaga swadaya masyrakat, dan berkembangnya cara piker dan semakin majunya pendidikan masyarakat.

c.  Ciri”globalisasi
·         Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu yang diakibatkan oleh perkembangan telepon genggam, televise satelit, dan internet.
·         Pasar dan produksi ekonomi di Negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung satu sama lain.
·         Peningkatan interaksi budaya antar Negara melalui media masa.
·         Munculnya masalah global yang menuntut dunia mengatasi masalah tersebut secara bersama.


d.  Apa pengaruh globalisasi bagi masyarakat Indonesia +-
·         Dampak positif :
-          Tingkat kehidupan  yang lebih baik
-          Dapat memproses lebih banyak modal dan tehnology yang lebih baik
-          Meluaskan pasar untuk untuk produk dalam negri
-          Mobilitas tinggi
-          Mudah mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan
-          Berkembangnya pariwisata
Meningkatkan perkembangan Negara
·         Dampak negative :
-          Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet, media televise, maupun media cetak yang banyak ditiru masyarakat.
-          Maraknya barang penyelundupan ke Indonesia
-          Terjadinya kerusakan lingkungan dan polusi limbah industry
-          Menghambat sector pertumbuhan industry
-          Adanya sikap individualism
-          Mudah terpengaruhnya oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau keudayaan suatu Negara

2.Demokrasi
a.  Pemilihan secara langsung
Pemilihan umum di Indonesia pada awalnya ditujukan untuk memilih anggota lembagaperwakilan, yaitu DPR,DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Pemilu diadakan sebaiknya 10 kali yaitu tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, 2004, dan 2009.
Pemilu merupakan perwujudan keikutsertaan rakyat dalam ketatanegaraan, rakyat mempunyai hak untuk memilih dengan bebas wakil-wakilnya yang akan ikut menyelenggarakan kegiatan pemerintahan.

b.  Bagaimana system pemilu di Indonesia
System pemilihan umum merupakan salah satu instrument kelembagaan penting dalam Negara demokrasi. Demokrasi ini di tandai dengan 3syarat yakni : adanya kompetisi dalam memperebutkan dan mempertahankan kekuasaan, adanya partisipaai masyarakat, adanya jaminan hak-hak sipil dan politik.

c.  Dasar hukumnya
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TENTANG PEMILU


d.  Analisis kelemahan system pemilu tesebut apa solusinya menurut saudara ?
Menurut saya solusi mengenai sistem pemilihan umum, materi ini  dapat membantu kita dalam memahami tiap-tiap perbedaan dalam sistem pemilu berikut varian-varian yang ada didalamnya .  
                  I.            Sistem Mayoritas/Pluralitas
           Sistem ini didasarkan pada daerah-daerah pemilihan (geografis), kandidat      atau partai yang memenangkan suara mayoritas/terbanyak dalam suatu daerah pemilihan memenangkan semua posisi perwakilan untuk daerah pemilihan tersebut.
a.      First Past The Post
          Ciri khas:
Ø      Pembatasan jumlah partai
Ø      Partai jumlah kecil tapi memiliki jangkauan luas
Ø      Lazim diterapkan di Inggris dan negara-negara bekas jajahannya.

*  Kekurangan:
                    Dengan dipilihnya suara yang mayoritas dan menggugurkan suara-suara yang lain dibawahnya , maka kursi-kursi yang dimenangkan sangat tidak proporsional atau suara yang lain terbuang sia-sia. Sehingga ini memberikan kesan yang kurang demokratis bagi negara yang menjunjung demokrasi.
                   Sistem tersebut dapat menghalangi berkembangnya sistem multipartai pluralitis, sehingga kurang cocok digunakan pada negara-negara yang heterogen beragam suku, etinis, ras dan karakter kedaerahan lainnya.

b.      Second Ballots System
          Sistem ini menghendaki penyelenggaraan pemilu dalam dua kali putaran disebabkan oleh adanya keadaan tertentu dimana perolehan suara partai-partai saling berimbang.
*      Kekurangan:
      Penyelenggaraan lanjutan pemilu berkonsekuensi pada bertambahnya dana logistik dan menguras energy bagi panitia pemilu. Waktu yang dibutuhkan juga tidak sedikit sehingga jam kerja para pemilih mungkin tersita.
      Dalam putaran kedua pemilihan sering menimbulkan kecurigaan fragmentasi antar partai-partai politik yang saling bersaing ingin memenangkan pemilu.

c.       Alternative Vote (AV)
          Sistem ini sama dengan First Past The Post (FPTP) sebab dari setiap distrik dipilih satu orang wakil saja. Bedanya, dalam AV pemilih melakukan ranking terhadap calon-calon yang ada di surat suara (ballot). Misalnya rangking 1 bagi favoritnya, rangking 2 bagi pilihan keduanya, ranking 3 bagi pilihan ketiga, dan seterusnya. Oleh sebab itu AV memungkinkan pemilih mengekspresikan pilihan mereka di antara kandidat yang ada, ketimbang Cuma memilih 1 saja seperti di FPTP.
*      Kekurangan:
      Dalam persaingan suara yang ketat karena sistem peringkat, membuat para pemilih harus mampu menganalisis lebih teliti para calon yang akan dipilih, selain itu dibutuhkan sosialisasi luas bagi para calon pemilih.

 II.            Proporsional Representatif
a.      Additional Member System (AMS)

*      Kekurangan:
      Cenderung menghasilkan koalisi antar partai dalam satu pemerintahan yang akan lemah. Ini dapat menimbulkan suatu konflik sehingga sering terjadi bongkar pasang atau reshuffle dalam suatu parlemen. Suara untuk perwakilan lokal kurang diutamakan dibandingkan untuk partai politik dalam menentukan alokasi kursi secara keseluruhan.
      Bagi pemilih akan semakin rumit, mereka akan sulit memahami proses pengalokasian kursi-kursi sehingga mereka hanya memahami sebatas untuk memilih wakil yang diyakini untuk dipilih.

b.      Single Transferable Vote (STV)
*      Kekurangan:
      Dengan proses perhitungan kuota dan pemeringkatan yang rumit membuat para pemilih kurang memahami sempurna prosedur perhitungan sehingga dibutuhkan tingkat pendidikan ataupun sosialisasi tinggi bagi para pemilih.
      Sifat yang representatif bagi beberapa partai baik mayoritas maupun minoritas menyebabkan persaingan yang luarbiasa sehingga cenderung menimbulkan fragmentasi politik diantara beberapa partai.

c.       Party List System atau List Proportional Representation
*      Kekurangan:
      Bagi pemilih, seringkali yang terjadi wakil yang terpilih kurang mempunyai kedekatan dengan para pemilih dikarenakan calon berasal dari beberapa macam partai dengan kepentingan yang bermacam-macam.
      Dalam persaingan ketat dalam perolehan suara dari pemilih dibutuhkan sistem partai yang benar-benar kuat dan berfungsi dengan baik. Selain itu, bisa saja muncul dan bertahan dalam pemerintahan suatu partai-partai ekstrim yang dapat mengganggu keharmonisan partai.

                 http://www.kpu.go.id/dmdocuments/modul_1c.pdf
http;//www.wikipedia.org.com

Senin, 18 Februari 2013

TRUE LOVE ..

  1. Cinta Sejati :
    Cinta yang tidak pernah berharap apa pun dari orang yang kita cintai kita akan senang jika melihat orang yang kita cintai senang begitu juga sebaliknya dan cinta sejati itu butuh pengorbanan yang amat besar.
  2. Cinta yang tidak terpengaruh oleh kondisi apapun, tanpa syarat. kira kira seperti cinta orang-tua kita sama kita. Perlu dan harus apanya aja sih, coba-coba tanya sama ortu ente..!
  3. Cinta sejati adala cintanya di bawa sampai mati seperti kisanya Romeo kalau di Sumatra Siti noerbaya,tapi kebiasaan orang bercinta selalu menjanjikan dengn kata2 demikian sampai menika sampai bercerai dimanaka kata sejati?apaka sejati tdk kawin lagi?apaka sejati ia bawa sampai mati?kalau kita tidak perna menghianati saling mempercayai sangat mengasihani cintanya murni dan sejati.
  4. Cinta sejati adalah cinta yang tulus
  5. Cinta sejati itu emang perlu pengobanan dan cinta sejati dibawa sampai mati.cinta sejati tidak mengenal malu,gengsi,kaya,miskin dan gak syarat2nya yang penting saling pengertian.tapi cinta sejati bukan harus kita miliki sampai mati,kadang cinta sejarti itu harus mengorbankan untuk kita lepaskan untuk orang lain.
  6. CINTA SEJATI itu adalah cinta yang tumbuh dengan alami dan tidak melihat apa kelebihan dan kekurangan dari pasangan itu sendiri, kita rela berkorban demi kebahagiaan dirinya.cinta sejati juga tidak sepenuhnya harus dimiliki pada akhirnya karena cinta sesungguhnya adalah melihat kebahagiaan dalam wajah nya.dalam hidup kita ini semua hal yang ingin kita peroleh pasti memerlukan pengorbanan palagi sesuatu hal yang sangat besar seperti ini, CINTA SEJATI.kita tidak perlu dengan sengaja membawa CINTA SEJATI sampai mati karena sampai kapanpun kalo memang dia CINTA SEJATI kita, kita pasti akan selalu mangingat nya sampai akhir hayat kita.
  7. Cinta sejati adalah cinta yang memerlukan pengorbanan tapi tidak dengan mengorbankan nyawa, kamu bisa menjadi cinta sejati apabila contohnya kamu bisa merelakan pacar yang kamu sayangi itu menikah dengan orang lain dengan mendoakan dia bahagia sebab dengan dia bahagia maka kamu juga ikut bahagia so didalamnya tidak ada dendam sehingga kamu tetap bisa membina hubngan dengannya walaupun dengan pertemanan biasa.
  8. Cinta sejati itu seperti udara yg kita hirup detik demi detik,...sungguh tak terasa dan kadang jarang atau bahkan tidak kita sadari ternyata terus mengalir dlm kehidupan kita, sosok cinta sejati itu seperti cinta dan kasih sayang Orang tua kita, kadang tak pernah kita rasakan keberadaannya padahal nyata dan begitu murni,tak memandang kelebihan dan kekurangan kita, teguh menerima apapun adanya kita,sampai kapanpun takan pernah berubah, jika kmu bertanya bagaimanakah cinta sejati itu, ya lihatlah cinta org tua kpd kita, sama konteknya dgn cinta pasangan kita, seandainya ada seseorg yg dapat mencintai kita spt cinta org tua kpd kita , maka itulah cinta sejatimu,.....yg kan mencintaimu slamanya persis spt cinta org tua yg sepanjang jalan, 
  9. Jelas cinta sejati itu butuh pengorbanan, dan kalau seandainya anda tlah menemukan cinta sejati anda, pasti takan sedikitpun berkeberatan berkorban, dan bentuk pengorbanan itu gak harus slalu nyawa, terlalu klise,...banyak yg bisa kita korbankan contohnya waktu, tenaga dan mgkn jg uang kita, dll,....dan satu hal bunuh diri atau memberikan nyawa kita tanpa alasan yg jelas dan sangat tidak realistis, bukanlah wujud sbuah pengorbanan untuk cinta sejati, itu hanyalah kesia-siaan smata,...berkorbanlah demi cinta sejati namun tetaplah harus smampu kita krn kita hanya manusia, yg ada batas kemampuannya,....ikutilah pula aturan dan kodrat yg tlah di tentukan oleh yg maha pencipta,....
  10. Cinta sejati itu cinta yang pengorbanannya tidak kita rasakan, apapun yang kita lakukan pada orang yang kita cintai tanpa kita pernah memikirkannya terlebih dahulu, semua itu keluar apa adanya, kita akan berusaha membuatnya bahagia, walalu terkadang tanpa kita sadari dia sering menyakiti hati kita tapi seribu pintu maaf selalu terbuka untuknya dan berharap dia akan menjadi lebih baik, cinta sejati itu tumbuh dihati dan tetap abadi tidak akan terhapus oleh waktu.
  11. Cinta sejati pastinya memerlukan pengorbanan
  12. Cnta sejati apakah terbawa sampai mati atau tidak itu saya tidak bisa menjawab. tp kalo mnrt w sih pasti terbawa sampai mati.
  13. cinta sejati tidak melihat kondisi, waktu, maupun tempat. cinta sejati itu...kita rela mengorbankan apa saja asalkan kita dapat bersama orang tersebut, tetapi ada cinta sejati yang rela mengorbankan apa saja asalkan orang yang ia cintai itu bahagia.... dan rela melepaskan nya asalkan dia bahagia....
  14. Pengorbanan dari cinta sejati itu sangat besar.... kita selalu ingin bersamanya, selalu merindukannya, selalu memperhatikannya, selalu memikirkannya, selalu menyanyanginya, selalu menjaganya, selalu membantunya, selalu saling mengalah and pengertian satu sama lain.... serta kita bisa dibuat gila oleh karenannya (kehilangan kesadaran ataupun menjadi tak punya tujuan hidup)... Akan sangat merasa kehilangan bila tak bersamanya...
      Cinta sejati itu sangat menyiksa sekali tetapi dia juga bisa memberikan kita suatu kebahagian yang teramat sangat...
      Bila ingin memiliki cinta sejati... maka anda haruslah bersiap untuk memgambil resiko (teramat tersiksa)... dan bila anda sukses maka cinta sejati akan membawa kebahagiaan yang teramat sangat juga kepada anda
      Cinta sejati itu bisa derasakan kalu kita benar-benar merasa gak mau kehilangan dya.pengorbanan itu gak perlu dilakukan karna itu hanya akan membuat sengsara saja!!bila perlu mati memang bisa dilakukan,tapi kita akan tetap bisa mencinti bila kita sudah mati??