Minggu, 03 November 2013

Kesalahan pemilihan kalimat dalam artikel berita online



Jokowi Nonton Konser Rock hingga ke Solo

SOLO, KOMPAS.com — Ribuan pengunjung Festival Rock In Solo 2013 di Kotabarat, Solo, pada Sabtu (2/11/2013), dikejutkan dengan kedatangan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Ribuan penonton itu segera menyambut kedatangan Jokowi sambil berebut untuk foto bersama.

Jokowi tiba di sekitar lokasi pada pukul 20.45 dengan mengenakan kemeja putih yang tak dikancing dan kaus hitam bergambar khas rocker di dalamnya. Jokowi mencoba berbaur dengan penonton yang lain.

Ini kali kedua Jokowi mendatangi perhelatan Rock in Solo. Sebelumnya, pada 2011, Jokowi juga menghadiri perhelatan festival music rock tersebut.

Di tengah tengah ingar bingar dan keriuhan penonton, Jokowi mengutarakan alasan dirinya datang ke konser tersebut. "Seneng aja music rock, makanya saya mampir ke sini," katanya kepada wartawan, Sabtu (2/11/2013).

Rock In Solo 2013 digelar selama dua hari pada 2-3 November 2013 di lapangan Kotabarat, Solo. Festival tahunan tersebut kali ini mendatangkan puluhan group band dari mancanegara maupun domestik.

Salah satu bintang tamu yang turut memeriahkan RIS 2013 kali ini adalah band Hour of Penance dan dari dalam negeri, grup band andalan beraliran musik cadas adalah Down For Life.
Dalam artikel berita online diatas saya akan coba mengalisis kesalahan penggunaan kalimat efektif, aktif dan pasif, serta majemuk, sesuai dengan pembahasan mata kuliah Bahasa Indonesia Universitas Gunadarma. Kalimat efektif sendiri berarti kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain. Kalimat aktif adalah Kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan atau melakukan perbuatan.
Ciri-ciri :
1. Subjeknya sebagai pelaku.
Helsa Situmorang membaca buku. (Helsa sebagai pelaku)
2. Predikatnya berawalan me- atau ber-.
3. Predikatnya tergolong kata kerja aus.
Contoh :
1. Adik membaca buku.
2. Tatang bermain bola.
3. Yuli mandi di kolam renang.
4. Wawan telah membeli buku gambar.
Kalimat Pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan atau dikenai perbuatan.
Ciri-ciri :
1. Subjeknya sebagai penderita.
2. Predikatnya berawalan di-, ter-, atau ,ter-kan.
3. Predikatnya berupa predikat persona (kata ganti orang, disusul oleh kata
kerja yang kehilangan awalan). Kalimat Majemuk Setara adalah kalimat majemuk yang terdiri atas beberapa kalimat yang setara/sederajat kedudukannya.
Kalimat Majemuk Setara adalah penggabungan dari 2 kalimat / lebih dengan menggunakan kata hubung.
Terdiri dari:
1. Kalimat majemuk setara sejalan
à Kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang bersamaan situasinya.
Contoh: Umkar pergi ke pasar, Ririn pergi ke sawah sedangkan Sirob pergi ke sekolah.
2. Kalimat majemuk setara berlawanan
à Kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat yang isinya menyatakan situasi yang berlawanan.
Contoh:
Danis anak yang rajin, tetapi adiknya pemalas.
3. Kalimat majemuk setara yang menyatakan sebab akibat
à kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang isi bagian satu menyatakan sebab akibat dari bagian yang lain
Contoh : Ajiz mendapatkan rangking 1, karena dia anak yang rajin

B.Kalimat Majemuk Bertingkat
à adalah kalimat yang terjadi dari beberapa kalimat tunggal yang kedudukannya tidak setara/sederajat.
Jenis-jenisnya:
1. Kalimat majemuk hubungan waktu
Contoh : Aku sedang belajar, ketika ayahku pulang
2. Kalimat majemuk hubungan syarat
Ditandai dengan : jika, seandainya, asalkan,apabila, andaikan
Contoh : Jika aku mendapatkan rangking 1, aku akan mendapatkan laptop baru.
3. . Kalimat majemuk hubungan tujuan
Ditandai dengan : agar, supaya, biar.
Contoh : Danis sengaja tidur siang agar dia bisa bangun pagi buat belajar
4.  Kalimat majemuk konsensip
Ditandai dengan : walaupun, meskipun, biarpun, kendatipun, sungguh pun
Contoh : Walaupun Veri sedang sedih, dia selalu tersenyum.
5. Kalimat majemuk hubungan penyebaban
Ditandai dengan : sebab, karena, oleh karena
Contoh : Aku sedang sedih, sebab orang yang aku cintai tidak mencintaiku
6. Kalimat majemuk hubungan perbandingan
Ditandai dengan: ibarat, seperti, bagaikan, laksana, sebagaimana, lebih baik.
Contoh :  Dari pada bermain, lebih baik aku belajar.
7. Kalimat majemuk hubungan akibat
Ditadai dengan : sehingga, sampai-sampai, maka
Contoh : Dian begitu berbakat, sehingga dia dapat memenangkan kontes itu.
8. Kalimat majemuk hubungan cara
Ditandai dengan : Dengan
Contoh : Dengan cara menjual koran, dia mendapatkan uang untuk menghidupi keluarganya
9. Kalimat majemuk hubungan sangkalan
Ditandai dengan: seolah-olah, seakan-akan
Contoh : Markus diam saja, seolah-olah tidak terjadi apapun.
10. Kalimat majemuk hubungan kenyataan
Ditandai dengan: padahal, sedangkan
Contoh : Gina terus belajar, padahal dia sedang sakit.
11. Kalimat majemuk hubungan hasil
Ditandai dengan : makannya
Contoh: Doni anak pemalas, makannya nilainya selalu jelek
12. Kalimat majemuk hubungan penjelasan
Ditandai dengan : bahwa
Contoh : Nilai raportnya menunjukan bahwa dia benar-benar siswa yang pandai
13. Majemuk hubungan atributif
Ditandai dengan : yang
Contoh : anak yang sedang berlari itu teman saya
Dalam artikel berita online diatas kita di paragraph pertama terdapat kalimat “Ribuan pengunjung Festival Rock In Solo 2013 di Kotabarat, Solo, pada Sabtu (2/11/2013), dikejutkan dengan kedatangan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Ribuan penonton itu segera menyambut kedatangan Jokowi sambil berebut untuk foto bersama.” Apabila kita rubah menjadi kalimat yang lenih efektif maka kalimat tersebut dapat berubah menjadi “Kedatangan Gubernur DKI Jakarta disambut oleh ribuan pengunjung Festival Rock in Solo”.

Referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar